Kuliah Umum Kebijakan Perikanan Budi Daya dalam Mendukung Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Senin, 06 April 2026

Politeknik AUP menyelenggarakan kuliah umum "Kebijakan Perikanan Budi Daya dalam Mendukung Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)". Kuliah umum menghadirkan Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya (DJPB), Dr. Tb. Haeru Rahayu, M. Sc., sebagai pemateri, diikuti oleh seluruh dosen dan taruna Politeknik AUP secara hybrid.


Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan wawasan bagi sivitas akademika Politeknik AUP untuk mendalami arah kebijakan KKP, khususnya di sektor perikanan budi daya, sekaligus memperkuat sinergi antara pembuat kebijakan dan akademisi.


Dalam pemaparannya, Tb. Haeru menyampaikan bahwa tantangan utama perikanan budi daya saat ini adalah kebutuhan protein global yang terus meningkat. Maka dari itu, KKP mendorong konsep blue food melalui kebijakan blue economy. Salah satunya, pengembangan perikanan budi daya di laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan. Hal ini dijalankan oleh DJPB dengan fokus pada lima komoditas prioritas seperti udang, rumput laut, tilapia, kepiting & lobster.


Ia menjelaskan, untuk memastikan praktik yang berkelanjutan, DJPB menerapkan solusi Government Intervention Model yang mencakup modeling BUBK, revitalisasi kawasan, serta pengembangan kampung perikanan budi daya. Sejalan dengan hal tersebut, lulusan Politeknik AUP memiliki peluang untuk berperan dalam mendukung implementasi kebijakan sesuai kebutuhan sektor perikanan budi daya tersebut.


Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting bagi taruna untuk belajar langsung dari praktisi di tingkat nasional. Ia berharap para taruna dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal sebagai bekal untuk berkontribusi dalam mewujudkan sektor perikanan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di masa depan.


Sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi KKP, Politeknik AUP terus memperkuat peran dalam menyiapkan lulusan unggul melalui pembelajaran berbasis praktik, dukungan riset, dan keterlibatan dalam program prioritas KKP. Salah satunya dengan memfasilitasi taruna dalam pelaksanaan praktik pada berbagai bidang perikanan budi daya. Langkah ini memberikan ruang bagi taruna untuk mengasah kompetensi dan memahami kebutuhan sektor secara langsung.

chevron-up